Sifat Sifat Cahaya - Materi Pelajaran IPAS Kelas 5

Selamat datang di Soalbagus.com, kali ini kita akan belajar tentang materi pelajaran IPAS Kelas 5 pada kurikulum merdeka yang berjudul Sifat-Sifat Cahaya

Mari sama sama kita simak materi pelajarannya dengan seksama, supaya bisa diingat kembali jika kita memerlukannya pada saat ujian atau diperlukan.

Sebelum ke materinya, berikut ada beberapa pertanyaan penting yang berhubungan dengan materi Sifat Sifat Cahaya, diantaranya :

1. Bagaimana cahaya merambat ?
2. Mengapa ada bayangan ? Apa yang mempengaruhi bentuk bayangan ?
3. Mengapa kita bisa melihat bayangan kita di cermin ?
4. Bagaimana pelangai terbentuk ?
5. Apakah sifat cahaya yang paling sering kalian rasakan sehari hari ?
6. Bagaimana cahaya berperan terhadap penghilatan kita ?

Nah pertanyaan pertanyaan diatas bisa dijawab, setelah kita membaca materi tentang sifat sifat cahaya dibawah ini.

Cahaya adalah gelombang elektromagnetik yang bisa dilihat oleh mata kita. Tidak semua gelombang elektromagnetik bisa teramati oleh mata kita, seperti sinar X, gelombang radio, dan gelombang mikro (microwave). Cahaya yang biasa kita lihat tersusun atas berbagai macam warna dengan gelombang yang berbedabeda. Ketika gelombang tersebut disatukan, kita melihatnya sebagai cahaya putih (termasuk Matahari).

Cahaya bergerak sangat cepat, bahkan sampai saat ini belum ada ciptaan manusia yang bisa menandingi kecepatan cahaya. Di ruang vakum, cahaya bergerak dengan kecepatan 300.000 km/jam. Cahaya Matahari yang sampai di Bumi merupakan cahaya yang bergerak dari Matahari 8 menit sebelumnya. Benda yang memancarkan cahaya sendiri disebut sumber cahaya. Matahari, bintang, dan pantulan Bulan dari Matahari termasuk sumber cahaya alami. Hewan atau tumbuhan ada juga yang bisa memancarkan cahaya, seperti kunang-kunang, beberapa jenis ikan, cumicumi, cacing, dan jamur menyala. Makhluk hidup tersebut memiliki senyawa kimia khusus dalam tubuhnya yang bisa bereaksi dan menghasilkan cahaya.

Sifat-sifat Cahaya

1. Cahaya merambat lurus

Gelombang cahaya bergerak dengan arah yang lurus dan tidak dapat berbelok dengan sendirinya. Apabila cahaya mengenai suatu benda gelap (benda yang tidak dapat ditembus oleh cahaya) maka cahaya tidak akan dapat melewati benda tersebut.

2. Cahaya bisa dipantulkan 

Cahaya dapat dipantulkan apabila mengenai suatu benda. Pada permukaan yang rata, arah sudut sinar datang akan sama dengan sudut sinar pantul. Namun, pada permukaan yang kasar atau tidak beraturan, sudut-sudut ini akan memiliki perbedaan. Miskonsepsi yang sering terjadi, yaitu permukaan yang tidak beraturan tidak memantulkan cahaya. Padahal, cahaya tetap dipantulkan dengan arah yang berbeda-beda. Kemudian, pantulan cahaya ini ada yang masuk ke mata sehingga kita bisa melihat bentuk atau objek. Selain itu, miskonsepsi lainnya adalah pantulan cahaya hanya terjadi pada cermin. Semua benda memantulkan cahaya, inilah yang membuat kita bisa melihat sebuah objek. Namun, untuk melihat pantulan tersebut bisa dengan percobaan sederhana melalui cermin. Hal ini yang terkadang membuat kita mengasosiasikan cermin dengan pantulan cahaya.

3. Cahaya bisa menembus benda bening

Ketika cahaya mengenai suatu benda bening (benda yang tidak menyerap dan tidak memantulkan cahaya), maka cahaya akan menembus benda itu. Biasanya benda bening atau sering disebut benda transparan dapat meneruskan cahaya. Kita masih dapat melihat benda yang berada di balik benda bening (seperti kaca, plastik transparan, air) karena ada cahaya yang melewati benda tersebut dan ditangkap oleh mata kita.

4. Cahaya bisa dibiaskan

Serupa dengan gelombang suara, gelombang cahaya juga memiliki kecepatan rambat yang berbeda-beda pada medium yang berbeda-beda. Hal ini mengakibatkan cahaya dapat dibiaskan. Seperti contohnya ketika kita melihat sebagian sendok yang terbenam di dalam air. Jika dilihat dari atas, sendok tampak seperti patah. Hal ini akibat dari kecepatan rambat gelombang cahaya di dalam air lebih lambat dibandingkan cepat rambat gelombang cahaya di udara.

5. Cahaya bisa diuraikan

Sama halnya dengan gelombang suara, gelombang cahaya juga memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda pula. Seperti misalnya cahaya berwarna merah memiliki panjang gelombang cahaya berwarna biru. Cahaya putih terdiri dari beberapa gelombang dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Apabila cahaya berwarna putih ini dilewatkan melalui prisma, maka setiap gelombang cahaya akan dibiaskan dan terurai menjadi beberapa cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda.

sifat cahaya bisa diuraikan

Ok, setelah membaca materi diatas, berikut adalah jawaban 6 pertanyaan yang berkaitan dengan sifat sifat cahaya tersebut adalah :

1. Bagaimana cahaya merambat ?
Jawab : Cahaya merambat lurus

2. Mengapa ada bayangan ? Apa yang mempengaruhi bentuk bayangan ?
Jawab : Karena tubuh manusia tidak tembus cahaya sehingga terjadi bayangan. Bayangan tubuh berubah-ubah karena arah cahaya dan kkedektatanya juga berbeda-beda. Misal, bayangan di ruangan berlampu akan berbeda dengan bayangan di luar dengan matahari.

3. Mengapa kita bisa melihat bayangan kita di cermin ?
Jawab : Karena cahaya memantulkan bayangan dari cermin ke mata kita.

4. Bagaimana pelangai terbentuk ?
Jawab : Cahaya matahari diuraikan oleh air hujan sehingga akan membentuk 7 warna pelangi.

5. Apakah sifat cahaya yang paling sering kalian rasakan sehari hari ?
Jawab : Bervariasi

6. Bagaimana cahaya berperan terhadap penghilatan kita ?
Jawab : Cahaya memantul dari objek ke mata kita sehingga kita bisa melihat suatu benda. Tanpa cahaya maka mata kita tidak bisa melihat.

Baiklah, demikian untuk materi IPAS kelas 5 tentang sifat sifat cahaya diatas, semoga bermanfaat ya. Selamat Belajar dan Sukses selalu untuk kita semuanya.

Post a Comment for "Sifat Sifat Cahaya - Materi Pelajaran IPAS Kelas 5"